“People will forget what you said, peole will forget what you did, but people will nevee forget how you made them feel.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Stop jadi orang yang berorientasi ingin menyenangkan, apalagi untuk menyenangkan semua orang. Siapa sih yang tidak ingin disenangi semua orang. Tapi tahu tidak, disukai oleh semua orang itu adalah sesuatu yang mustahil… ‘impossible’!
Kita tidak pernah bisa menyenangkan semua orang, karena kita semua berbeda. Apa yang kita anggap baik, belum tentu juga baik di mata orang lain. Begitu juga sebaliknya. Jadi jangan sampai kita mengorbankan diri, bahkan mengorbankan prinsip kita hanya untuk mendapatkan pengakuan atau pujian dari orang lain.
Berani mengatakan ‘tidak’. Karena orang yang ingin menyenangkan itu sulit untuk mengatakan ‘NO’ pada orang lain. Biasanya merasa tidak enakan. Justru tidak enakan itu yang akhirnya membuat kita kelelahan. Energi kita terkuras habis. Apalagi hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Inginnya kita menyenangkan, tapi kehilangan uang. Hutang tidak kunjung pulang. Inginnya mendapat pujian, tapi malah peroleh cibiran dan hujatan.
Yang paling penting adalah tetap jadi diri sendiri dan melakukan yang terbaik. Karena sebenarnya kita juga tidak perlu untuk menyenangkan semua orang. Kita hanya perlu untuk menyenangkan orang-orang yang pantas kita senangkan, yang memang penting untuk hidup kita.
Tebarkan kebaikan itu tidak untuk menyenangkan atau mendapatkan pujian. Kebaikan itu sering mudah di lupakan. Jangan bersedih, karena kebaikan yang tulus kita taburkan pasti mendatangkan berkat. Mungkin sesama tidak peduli atau bahkan tak mengucapkan terima kasih. Tapi Tuhan peduli dan akan memberi lebih dari kebaikan dan kasih yang kita taburkan. Ingatlah hukum tabur tuai. Yang menabur kebaikan akan menuai kebaikan pula.
‘Be joyfull person’, jadilah pribadi yang bahagia, penuh sukacita. Langkah pertama untuk jadi pribadi yang bahagia dan sukacita adalah menyenangkan diri sendiri dan mencitai diri sendiri. Bukan egois, tapi dari sanalah semangat luar biasa untuk menebar kasih dan kebaikan. Kita sadar diri. Bahwa sesungguhnya kita tidak bisa menyenangkan hati semua orang.
Deo gratias.
…
Edo/ Rio, Scj

