“Kita itu terlahir sebagai karya seni asli, bukan imitasi.” – Rio, Scj
…
| Red-Joss.com | Saat ini segala sesuatu bergerak dengan sangat cepat. Jutaan informasi dan komentar sekejap dengan mudah didapat. Banyak hal terbantu, tapi sering menjadikan hidup rentan dan tertekan.
Rentan dan tertekan, karena tidak bijak membandingkan. Membandingkan diri dengan orang lain. Membandingkan pencapaian mereka, ketenaran, harta, gaya dan kekayaan mereka. Akhirnya kita merasa kurang, kurang, dan selalu kurang.
Ujungnya dari semua itu, selalu ada orang yang lebih baik dan berpunya dari kita. Bila tidak bijak, kita jadi rendah diri, kurang percaya diri dan depresi akan menghinggapi.
Ubah pola pikir kita. Bukan kedepankan depresi, melainkan jadikan motivasi dan inspirasi untuk memperbaiki diri. Tak ada manusia yang sempurna, tapi yang ada setiap dari kita berharga, karena kita istimewa.
‘Love yourself, be best yourself’. Terima kekurangan, syukuri kelebihan. Lebih baik berhenti meratapi diri, tapi kembangkan talenta dalam diri. Beri apresiasi pada diri. Tepuk pundak sendiri dan katakan “Good job! God give us a second chance.”
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

