Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
| Red-Joss.com | Kita masih ada. Ternyata kita masih ada hingga saat ini. Apakah eksistensi, kehadiran serta keberadaan kita ini, hanyalah sebuah faktor kebetulan? Tidak!
Keberadaan kita ini, pun merupakan sebuah karunia serta rahmat-Nya semata. Tidak ada kehidupan yang hanya merupakan sebuah kebetulan. Jadi, semua ini, berada di dalam wilayah kuasa kasih serta rencana agung Sang Tuhan.
Dia, memelihara kita dari saat ke saat, dari momen ke momen. Betapa kita ini sangat berharga di hadapan-Nya. Seluruh realitas hidup kita adalah ekspresi dari cinta-Nya. Nafas mulut-Nya, pun mampu menghidupkan kita.
Seperti sabda Tuhan, “Hanya orang hidup yang dapat memuji Aku seperti sekarang ini. Sedangkan orang-orang mati akan turun ke liang kubur.โ
Memang, benar, bahwa keberadaan kita, justru mutlak untuk memuji serta memuliakan nama Agung Tuhan.
Maka, bersyukurlah selalu dan senantiasa, karena nafas hidup kita. Bisikkan di dalam sanubari tulus kita, “Tuhanku, betapa ajaibnya Kasih-Mu untukku. Engkau telah memelihara nyawaku dari saat ke saat, walau tanpa selalu aku sadari.”
Maka lewat keberadaan kita ini, pantaslah di setiap saat, terucap lantang dari mulut kita, puji-pujian dan hormat pada-Nya.
Semoga, Tuhan Sang Pemelihara hidup kita, yang kita sembah dan muliakan dalam suka dan duka.
Terpujilah, nama Tuhan, di saat hidup pun mati kita!
…
Kediri,ย 13ย Juniย 2023
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

