| Red-Joss.com | Selalu ada hal baik setiap hari. Karena orang yang menerima anugerah Allah untuk melakukan kebaikan itu adalah kita.
Jika orang nyinyiri kita, ya, tidak harus dibalas atau kita melakukan hal yang sama. Coba lihat di cermin, nyinyir itu membuat wajah jadi jelek. Tapi kita dianugerahi sukacita agar wajah selalu cerah sumringah dan bahagia.
Jika orang lain senang mencari kesalahan atau menyalahkan, ya, kita jangan melakukan itu. Semua orang itu pernah berbuat salah. Tapi kita harus berani mengungkapkan dan mewartakan kebenaran. Karena kita diutus untuk jadi saksi kebenaran itu.
Jika orang senang mengadili dan menghakimi sesamanya, ya, kita jangan melakukannya. Guru Agung mengajari kita agar murah hati. Lebih bijak kita mengingatkan dan mendoakan orang yang bersalah itu agar cepat sadar diri untuk kembali ke jalan yang benar.
Jika orang senang berpikir negatif dan berprasangka buruk, ya, kita jangan melakukan hal yang sama. Karena kebiasaan berpikir negatif dan berprasangka buruk itu membuat jiwa ini jadi menderita dan sengsara. Sebaliknya orang yang berpikir positif dan berprasangka baik itu berlimpah anugerah Allah, dan bahagia.
Kita harus hidup lebih baik dan lebih baik lagi adalah semangat pembaharuan jiwa, karena kita percaya dan mengimani Tuhan Yesus.
Semangat kebangkitan Tuhan Yesus adalah jiwa iman Kristiani agar kita bercahaya dalam terang-Nya.
Sesungguhnya kita diutus jadi saksi kebenaran dan mengasihi sesama itu agar kita menuju hidup kekudusan, dan bahagia.
Tuhan memberkati.
…
Mas Redjo

