Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Pada mulanya, sang manusia itu hanyalah sehelai kertas putih, hampa pengetahuan.”
(John Locke)
…
| Red-Joss.com | Kita, manusia itu ciptaan yang adalah mahkota dari segala ciptaan. Pada mulanya, “kita ibarat selembar kertas putih kosong,” demikian pandangan ilmuwan John Locke (1632-1704), yang dikenal dengan teori, ‘tabula rasa’, yang bermakna ‘meja lilin’. Teori ini dikenal lewat karyanya yang tersohor berjudul, “Some Thoughts Concerning Education” (1962).
Ada pun gema dahsyat dari teori ini berkembang sangat pesat di dunia Barat. Pada masa itu, proses pendidikan dipandang sangat penting. Para orangtua memandang teori ini sangat sentral, karena betapa besar peran mereka dalam menanamkan ilmu pengetahuan sebagai dasar pembentukan karakter anak.
Sejatinya, pada mulanya kita ini hanyalah “selembar daun kertas kosong.” Jadi, sungguh luhur dan mulia tujuan Tuhan menciptakan kita. Ternyata di dalam seluruh proses tumbuh kembang anak, peran para orangtua itu sungguh sangat menentukan.
Sesungguhnya, kita pun diajak untuk pertama-tama menyadari akan kebaikan dan kemurahan Tuhan yang telah menciptakan kita lewat kehadiran serta peran penting kedua orangtua.
Kita dididik, dibimbing, dan dituntun oleh kedua orangtua lewat proses panjang di dalam ranah keluarga. Lewat sentuhan kasih, ucapan manja, suri teladan handal, dan didikan sejati orangtua, maka jiwa kosong sang anak pun dibentuk hingga kita menjadi seorang manusia sejati.
Mari kita belajar untuk menyadari kuasa dan kasih Tuhan di dalam hidup kita.
Mari kita juga berterima kasih kepada kedua orangtua yang dengan setia dan tekun membimbing serta menuntun jalan hidup kita hingga menjadi seorang dewasa yang berguna bagi NKRI.
…
Kediri, 26 November 2023

