Kunjungan Maria kepada Elisabet merupakan perwujudan janjinya kepada Tuhan sebagaimana ungkapkannya kepada Malaikat Gabriel:
“Aku ini hamba Tuhan. Jadilah padaku menurut perkataanmu itu.”
Maria seperti yang kita dengar dalam Bacaan Injil hendak memberitahukan, “Sungguh, aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.” Oleh karena datang melakukan kehendak Tuhan, maka setiap orang akan senang mendengar dan menerimanya, bahkan anak yang di dalam kandungan pun sanggup merasakan kehadiran dan sapaan Maria. Perkataan dan perbuatannya itu sungguh memikat dan memiliki kuasa, karena ia bekerja sama dengan Allah dalam setiap perutusannya.
Kita juga dipanggil untuk melaksanakan kehendak Allah seturut dengan kapasitas, kemampuan, dan tugas masing-masing. Akan sangat indah dan penuh kuasa, bila melalui program yang kita rencanakan, pekerjaan yang kita lakukan, dan kreativitas yang kita kembangkan, kita hayati sebagai kesempatan untuk melakukan kehendak Allah. Hal ini akan membawa dampak yang luar biasa bagi lingkungan sekitar kita. Juga bagi keberhasilan segala usaha dan pekerjaan kita.
Elisabet dan keluarganya sungguh-sungguh merasakan dampak positif dari kedatangan Maria dalam keluarga mereka, karena ia dipenuhi oleh rahmat Tuhan.
Semoga kehadiran dan pekerjaan kita sungguh membawa dampak positif bagi lingkungan disekitar. Kehadiran dan peran serta kita dirindukan oleh banyak orang. Bantuan kita membawa sukacita dan kegembiraan bagi banyak orang. Kata-kata dan tindakan kita membangkitkan energi positif dalam diri setiap orang, sehingga mereka juga dengan tekun melakukan kehendak Allah. Pada akhirnya, pesona keilahian itu makin nyata di mana-mana.
“Tuhan, semoga kami rela dan ikhlas hati mengunjungi serta menolong sesama kami yang sangat membutuhkan uluran tangan kami, sehingga nama-Mu semakin dimuliakan.” Amin.
…
Ziarah Batin

