Jika kita sudah terlibat dan dilibatkan dalam karya pewartaan Kerajaan Allah di segala tempat ruang bergeraknya, maka yang selalu dibawa adalah kasih Tuhan.
Mengapa ada pribadi yang berani meninggalkan segalanya: kenyamanan, kemewahan, dan kedekatan dengan sahabat? Jawabnya adalah, karena Tuhan Yesus memilih dan mengasihinya.
Tuhan Yesus memilih dan membuka hati mereka yang telah mempersembahkan diri itu untuk meluaskan hadirnya ladang kasih di mana-mana.
Meski begitu, tidak semua orang mau, padahal mereka bisa. Tidak semua bergerak, padahal ia sudah mempunyai ‘api’nya. Tidak semua rela dan direlakan, karena ia terlalu manja dan dimanjakan untuk tetap berada di sekitar rumahnya.
Tapi jangan menyerah dan putus asa, semua tidak bisa menolaknya. Ketika Tuhan Yesus membakar jiwa kita. Semangat ini yang harus dibawa, pergi ke seluruh dunia untuk mewartakan Injil.
Karena amat luasnya ladang yang sudah disiapkan Tuhan dan betapa lebatnya buah yang siap dituai, ditunggu para pekerja dan penuainya.
Pengalaman pribadi: Saat saya menjalani perutusan sebagai misionaris itu banyak tantangan yang harus dihadapi. Kadang merasa berjuang sendirian. Tapi percayalah akan penyertaan Tuhan, karena Ia setia
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

