| Red-Joss.com | Suatu siang menjelang sore, suasana agak gerah. Seorang yang bernama ‘Kebenaran’ berjumpa dengan sepupunya ‘Kebohongan’. Awalnya baik-baik saja.
Kebohongan berkata kepada Kebenaran, “Yuk kita mandi bersama, air kolam ini sangat segar.” Kebenaran, yang masih ragu, menguji air itu dan merasakan, bahwa air itu benar-benar segar. Jadi mereka berdua telanjang dan mandi.
Tapi tiba-tiba, Kebohongan melompat ke luar dari air dan melarikan diri, dengan mengenakan pakaian Kebenaran. Dengan hati geram, Kebenaran pun ke luar dari kolam untuk merebut kembali pakaiannya.
Sedang dunia, setelah melihat Kebenaran yang telanjang itu, memalingkan muka, dengan kemarahan dan penghinaan.
Kebenaran yang malang itu kembali ke kolam dan menghilang selamanya, untuk menyembunyikan rasa malunya.
Sejak itu, Kebohongan berkeliling dunia, berpakaian sebagai Kebenaran, dan masyarakat hepi-hepi saja. Karena dunia tidak memiliki keinginan untuk tahu Kebenaran yang telanjang (tanpa riasan).
Begitulah Kebohongan itu sampai hari ini terus beraksi sebagai Kebenaran, tentu dengan ragam bujuk rayunya, bahkan sepertinya sudah sejak pengalaman Eva di Taman Eden.
Kisah yang telah banyak varian ini terinspirasi dari lukisan: Kebenaran ke Luar Dari Sumur, Jean-Léon Gérome, 1896.
Salam sehat berlimpah berkat
…
Jlitheng

