Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Kasih adalah Ibu, akar, dan bentuk dari semua keutamaan.”
(Thomas Aquinas)
Apa itu Keutamaan?
Menurut Prof. Dr. Frans Magnis Suseno, keutamaan itu pertama-tama mencirikan sesosok pribadi yang teguh hatinya, bersikap mantab, tidak mudah resah, pemberani, dan dapat diandalkan. Jadi, tidak sekadar karena ia selalu berbuat baik.
Gagasan besar ini ditimbanya sebagai hasil permenungan beliau setelah membaca buku Ethika Nicomacheia karya filsuf Aristoteles. Jadi, menurut Aristoteles ‘kebaikan itu adalah suatu aktivitas jiwa dalam kesesuaiannya dengan hal keutamaan.’
Dua Macam Keutamaan Menurut Aristoteles
(Keutamaan adalah sikap batin yang bercokol di dalam diri seorang manusia).
- Keutamaan Intelektual: adalah sikap akal budi manusia. Termasuk di dalamnya, akal budi, kebijaksanaan teoritis, pengetahuan ilmiah, kebijaksanaan praktis, dan keterampilan.
- Keutamaan Etis: adalah sikap kehendak. Termasuk di dalamnya: sikap keadilan, sikap ugahari, keberanian, dan kebijaksanaan. (Pius Pandor, CP)
Sejatinya, bahwa kedua sikap ini, dapat membawa manusia untuk meraih suatu kesempurnaan hidup. Bukankah lewat aksi berpikir secara benar dan bertindak dengan baik, justru akan mengantar manusia jadi pribadi yang baik dan benar?
Makna Sejati dari jadi Baik dan Benar
Pahami, bahwa konsep dan makna sejati dari jadi baik dan benar itu pertama-tama bukanlah tentang sesuatu yang bersifat teoritis, melainkan bermakna sesuatu yang terekspresi dalam tindakan nyata. Jadi, merupakan sebuah praksis hidup. Kebaikan dan kebenaran yang terekspresi lewat sikap dan tindakan nyata di dalam praktik kehidupan.
Tiga Buah Adagium yang Mengekspresikan suatu Tindakan Nyata
- Melakukan yang baik, dan menghindari yang jahat (Bonum est faciendum et malum vitandum).
- Jika melakukan sesuatu, lakukanlah segera (Age si quid agis).
- Hidup itu adalah berjuang (Vivere militare est).
Refleksi
Apa makna sejati dan tujuan dari hidup yang singkat ini, jika manusia ternyata tidak mampu menampilkan keutamaan-keutamaan dalam hidup secara baik dan benar?
Bukankah lewat tindakan bersikap dengan baik dan benar sebagai dua buah keutamaan yang tak terpisahkan, justru bermakna, bahwa Anda telah berada pada jalur hidup yang ideal?
Kediri, 21 Mei 2025

