Rasul Paulus mengungkapkan belas kasih Allah terhadap manusia. Menurut dia, manusia telah kehilangan kemuliaan Allah, karena dosa-dosa yang telah dilakukannya. Karena itu, tidak ada alasan untuk bermegah atas perbuatan baik yang kita lakukan. Kita bermegah hanya atas belas kasih dan kemurahan hati Allah yang mengutus Putra-Nya, Yesus Kristus untuk menebus dosa-dosa kita.
Kesadaran akan Allah yang berbelas kasih ini jadi dasar bagi setiap orang untuk bersyukur dan menghargai satu sama lain sebagai saudara-saudari yang diselamatkan. Kita diajak untuk mengarahkan hidup kepada keutamaan-keutamaan Kristiani yang menolong kita untuk memperoleh kemuliaan, kehormatan, dan hidup abadi.
Sikap solidaritas dan saling peduli adalah keutamaan yang harus diwujudnyatakan dalam hidup sehari-hari agar setiap kita dan orang-orang yang dijumpai mengalami damai sejahtera, sukacita, dan kegembiraan.
“Ya, Tuhan, mampukanlah kami untuk saling mendukung dalam membangun hidup sehari-hari agar kami dapat mengalami damai, sukacita, dan kegembiraan. Amin.”
Ziarah Batin

