“Every transition, there is a huge opportunity. Trust and peace of mind.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Setiap transisi itu tidak mudah untuk dilewati. Selalu ada ketidaknyamanan, kejutan, ketakutan, dan kekawatiran. Meski begitu selalu terbuka kesempatan dan peluang dari setiap perubahan itu. Selalu ada inspirasi dari setiap transisi.
Kita semua pasti akan melewati transisi, karena transisi adalah proses penting dan tidak terhindarkan dalam hidup ini. Dari dalam rahim Ibu, kita lahir ke dunia. Dari kanak-kanak – remaja, dari remaja – dewasa, dari dewasa – tua, dari TK, SD, SMP, SMA, kuliah – kerja, dari kerja – pensiun. “Every transition, there is a huge opportunity.”
Meski banyak peluang, tidak sedikit yang cemas dan kurang percaya diri. Kadang banyak kesempatan dan peluang yang terlewatkan dan terbuang. Tapi kita tidak perlu panik, lebih baik bersikap tenang.
Faktanya, ketika kita berhadapan dengan ketidaknyamanan, badai, dan kejutan hidup, sering kali kita menjadi panik. Ibarat kita tercebur ke dalam laut atau sungai, dan tidak bisa berenang. Saking paniknya kita berusaha keras, menggerakan tangan, berusaha sekuat tenaga agar tidak tenggelam, dan berjuang melakukan usaha yang membabi buta. Padahal, bersikap tenang dan tidak panik itu posisi yang benar. Meski tidak bisa berenang, kita akan mengambang, mengapung dan tidak tenggelam. Sebaliknya, ketika kita panik, berusaha melawan, dan berjuang, akhirnya berujung tenggelam.
Begitu dengan hidup ini. Ketika kita takut, khawatir, panik, dan banyak pikiran yang menguras tenaga, kita menjadi capek, lelah, putus asa dan akhirnya tenggelam. Kita stres, frustasi, menderita, kecewa, dan putus asa.
Situasi transisi itu memang sulit diprediksi, penuh kejutan, banyak badai, dan perubahan. Berhadapan dengan situasi dan keadaan ini, caranya bukan menenangkan badai, sekuat tenaga mengubah keadaan, bukan! Yang penting adalah menenangkan diri sendiri. ‘Peace of mind’. Kita tetap berusaha, bekerja dan berjuang. Yakinlah, badai pasti berlalu. Kesulitan, kegagalan, dan tantangan itu akan menjadi peluang.
‘Trust in Him’, percayakan proses itu pada Tuhan. Karena selalu ada berkat, mujizat, dan jalan bagi yang mempunyai iman. Tetap berusaha, berjuang, dan bertekun dalam doa.
Selalu bersikap tenang dan percaya pada Tuhan, karena IA memberi kita yang terbaik.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

