Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
…
“Kesetiaan adalah kata kunci dari
kebahagiaan hidup”
(Didaktika Hidup Sadar)
Tiga Buah Pertanyaan
Tatkala di suatu saat Anda ditanya,
“Kebahagiaan hidup, dari mana datangnya?”
“Mengapa manusia dapat merasa bahagia di dalam hidupnya?”
“Apakah syarat mendasar, agar Anda dapat meraih kebahagiaan itu?”
Sebuah Kata Kunci
Bukankah fakta hidup itu justru telah membuktikan, bahwa alangkah sulitnya kita untuk dapat bersikap: setia. Inilah sebuah kata kunci dasar sebagai misteri agung agar kita dapat meraih kebahagiaan hidup.
Ilustrasi Imajinatif
(Dari Dialog Sejati)
Dalam suatu kesempatan yang tidak diduga, berjumpalah ketiga buah penguasa angkasa. Mereka adalah Mentari si raja siang, dan Rembulan serta Gemintang si raja malam.
Ketiganya saling memuji dan mengagumi akan sikap kesetiaan masing-masing. Lalu berkatalah Mentari:
“Berkat kesetiaan kalian berdua di malam hari, maka nama Tuhan telah dipuji di seluruh dunia. Bahkan banyak pula seniman memuji Tuhan lewat karya puisi dan lagu-lagu romantis, justru karena terinspirasi oleh kesetiaan kalian berdua.
Dengan spontan segera disambung oleh Rembulan dan Gemintang, “Ya, benar, tapi saudara pun sangat setia di waktu siang. Bayangkan saja, bagaimana kehidupan ini dapat berlangsung, andaikan tanpa kehadiran saudara?”
Gemintang juga dengan lantang berujar, “Bukankah adanya kehidupan di bumi ini, justru berkat siraman dari sinarmu?”
“Tetumbuhan dan manusia dapat saling berbagi, justru berkat pantulan sinar cahaya dari kesetiaanmu.”
Akhirnya, ketiganya bersepakat untuk melanjutkan karya baik itu. Mengapa? Mereka kian menyadari, bahwa tugas yang diembannya itu, adalah sebuah perintah langsung dari Tuhan, Sang Pencipta.
Bertolak dari misteri pentingnya sikap ‘kesetiaan sejati,’ maka kini hadir dan adanya kehidupan yang membahagiakan di atas bumi ini.
Di Manakah Manusia?
Kita, manusia patut merenungi dan merefleksikan misteri dari kebahagiaan kehidupan yang justru didasari oleh sikap kesetiaan sejati. Tanpa sikap kesetiaan, mustahil kita akan meraih kebahagiaan itu.
Adapun kunci utama dari suatu kebahagiaan hidup itu adalah, ketika manusia dapat bersikap setia!
Marilah kita hidup dengan terinspirasi oleh misteri kesetiaan dari Mentari, Rembulan, dan Gemintang.
Konklusi
Ternyata benda-benda angkasa itu pun telah sanggup menginspirasi kita lewat sikap kesetiaan sejati.
Kapankah giliran kita?
…
Kediri, 22 Februari 2025

