Yoh. 1: 29-34
“Bagi orang yang selalu mencari keuntungan diri atau berada di bawah tekanan, maka kesaksian selalu taat pada yang memberi tekanan dan keuntungan. Sebaliknya kesaksian yang benar hanya bisa lahir dari pribadi yang jujur apa pun kondisi yang dialaminya.”
Tentang siapa itu Yesus, Yohanes memberikan kesaksian yang jujur dan benar seperti tertulis dalam kisah Injil hari ini: ”Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah” (ayat 34).
Pelajaran penting bagi kita hari ini adalah:
1) Berbanggalah, bahwa Yesus yang kita imani sungguh adalah Putra Allah, Dialah Sabda yang jadi daging dan tinggal di antara kita;
2) Berikan kesaksian yang benar dan jujur apa pun resiko atau konsekuensi yang diterima di ujung kesaksianmu;
3) Lawanlah setiap budaya kebohongan yang ada di sekitarmu. Kita susah melawan para penipu, karena mereka tetap mempertahankan kebohongannya.
Akhirnya ingat, bahwa orang jujur dan benar akan selalu memancarkan keindahan jiwanya yang tidak nampak oleh ekspresi tubuh.
Monsignor RD Inno Ngutra

