Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Penyabar adalah kekasih Tuhan”
(Peribahasa)
…
| Red-Joss.com | Sang penyabar sejati itu, dapat diibaratkan dengan sebatang sungai yang setia mengalir. Sebatang sungai biasanya akan mengalir dengan hening dari tempat yang lebih tinggi menuju ke tempat yang lebih rendah. Ini sesuai dengan hukum alam.
Adapun sifat dasar ujung sebatang sungai, ia rela serta luwes untuk meliuk, dan mengitari suatu tempat. Sungai akan terus mengalir. Saat menjumpai lembah, sungai setia dan sabar akan menggenangi lembah itu.
Setelah memenuhi tempat itu, maka sungai itu pun akan terus mengalir lagi. Hingga menuju ke laut lepas dan menyatu dengan dengan air laut.
Ternyata, sifat sebatang anak sungai tidak bakal menempati area yang lebih tinggi. Kerinduannya, ia akan menurun dan terus mengalir ke tempat yang lebih rendah.
Itulah sifat khas sebuah kesabaran, yang erat berkaitan dengan kebijaksanaan.
Demikian pula kisah kehidupan kita. Kita ibarat sebatang sungai yang setia mengalir itu.
Maka, orang-orang yang sabar, biasanya memiliki sifat bijaksana. Ia tidak merebut dan tidak pula memonopoli.
Para penyabar biasanya bekerja di dalam hening. Mereka tidak membual tentang prestasinya.
Sesungguhnya, apakah kita sudah memiliki kesabaran dalam hidup ini?
Jika ternyata belum, maka sebuah pintu akan senantiasa terkuak lebar bagi orang berkehendak baik.
Maka, bersabarlah, karena kesabaran itu laksana sebatang sungai yang akan membawa kita menuju ke samudra.
…
Kediri, 30 Juni 2023
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

