“Hard worker without joyful and faithfull is nothing.” – Rio, Scj.
| Red-Joss.com | Dalam hidup ini, banyak orang bekerja keras membanting tulang. Tapi banyak yang tidak ikhlas mengerjakannya. Tiap hari ke kantor, toko, pabrik, kebun, atau sawah. Tiap hari juga mengeluh, komplain, protes, iri hati dan hal negatif lainnya. Semua itu dibawa setiap harinya tidak hanya untuk sendiri, tapi untuk orang sekitar pula. Ketika kita tidak ikhlas melakukan pekerjaan apa pun itu, kita tidak bisa menikmati bahagia dan sukacitanya hidup ini.
Seperti sebuah benih, sebagus apa pun benihnya, ditanam di lahan yang kering atau tandus, bibit itu tidak akan tumbuh, apalagi menghasilkan buah. Tapi kalau kita mempunyai tanah yang subur, walaupun kita tidak punya bibit, tapi bibit yang tertiup angin atau jatuh dibawa kelelawar juga bisa tumbuh, dan menghasilkan buah.
Ladang itu adalah hati dan hidup kita. Apa pun kepercayaan kita, sertakan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Apa pun pekerjaan kita, lakukan dengan ketulusan hati, niscaya rezeki itu akan mendatangi.
Ingat, apa pun yang kita lakukan, setiap tetesan keringat yang jatuh itu tidak sia-sia. Kalau hasilnya tidak sesuai, mungkin itu rencana Tuhan. Yakinlah rencana Tuhan jauh lebih besar dan indah dari apa yang kita kerjakan.
Coba lihat garis tangan kita sendiri. Ada banyak garis, baik itu garis percintaan, kesuksesan, kesulitan, hidup, atau garis keberuntungan. Coba genggam dan kepalkan tangan kita, lalu lihat, di manakah garis-garis itu? Semuanya ada di genggaman tangan kita. Apa pun juga yang kita inginkan dalam hidup ini, baik kesuksesan, kasih, keberuntungan, kebebasan keuangan, cita-cita, atau impian semua itu ada di tangan kita. Karena kita yang mempunyai kemampuan itu untuk mewujudkannya.
Sekarang coba diperhatikan dengan seksama kepalan tangan kita. Lihat, apakah garis-garis itu semuanya ada di gengaman tangan kita? Ternyata tidak, karena ada garis-garis di luar tangan yang tidak bisa dimasukan dalam genggaman tangan kita.
Di sinilah perlunya iman. Ada yang namanya kepintaran, kegigihan, kerja keras, ketrampilan, dan rencana. Semua itu tidak cukup. Manusia bisa berusaha, tapi sering Tuhan yang menentukan. Ketika rencana dan kerja keras kita tidak menghasilkan sesuai dengan yang kita inginkan. Ingat rencana Tuhan lebih besar dan indah dari apa pun yang kita kerjakan.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

