“Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah” (Luk 17: 20).
Manusia sering kali mencari hal-hal yang besar dan spektakuler, entah itu pencapaian, pengakuan, bahkan pengalaman rohani yang dapat membuat orang lain berdecak kagum. Namun, Yesus berkata dan menegaskan, bahwa Kerajaan Allah tidak datang dengan tanda-tanda lahiriah yang besar.
Tuhan hadir dalam hal-hal kecil: saat tersenyum ramah kepada orang lain, pilihan untuk tetap jujur, meski dalam situasi sulit yang mungkin akan merugikan, atau saat doa sebelum tidur. Kita tidak perlu menunggu sesuatu yang luar biasa terjadi untuk dapat mengalami kehadiran Tuhan, karena sebenarnya Kerajaan Allah bukan sekadar tempat, melainkan suasana di mana kasih, kebenaran, dan damai sejahtera hidup. Saat kita hidup sesuai dengan kehendak-Nya, saat itulah Kerajaan Allah jadi nyata. Kita hendaknya senantiasa mencari kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari, tidak sekadar jadi tanda-tanda lahiriah. Hal ini dapat dilakukan dengan memperdalam hubungan kita dengan Tuhan melalui doa, membaca Kitab Suci, dan melakukan perbuatan-perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari.
Maukah kita menyadari, bahwa Kerajaan-Nya sedang bekerja melalui kita, di tengah dunia yang butuh terang ini?
Arya
Kamis, 13 November 2025
Keb 7: 22 – 8: 1 Mzm 119: 89-90.130.135.175; Luk 17: 20-25
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

