Memutuskan di saat sedang gelisah, maka keputusannya itu makin menggelisahkan hati.
Memutuskan di saat sedang marah, maka keputusannya itu tidaklah memuaskan, hanya pelarian saja.
Memutuskan saat kecewa, maka keputusannya itu akan membawa kepada kekecewaan yang lain.
Memutuskan di saat sedang ditekan, maka keputusan yang diambil itu tidak dalam kebebasan, tapi keterpaksaan.
Memutuskan di saat menghadapi masalah, maka keputusannya itu makin berat.
Pesannya jelas sekali, saya dan kamu, sering kali tidak mudah untuk mengambil suatu keputusan. Kadang kita bimbang, ragu, was-was, takut, dan tertekan.
Alangkah bijak, sebelum mengambil suatu keputusan, kita berdoa untuk mendengarkan suara hati dan mohon pertolongan Tuhan agar pikiran kita diterangi Roh Kudus. Kita ditunjukkan dan dimudahkan dalam menjalani semua itu untuk hasil yang terbaik.
Rm. Petrus Santoso SCJ

