1.
Anomali MBG
Aku, engkau, dia…
butuhkan makanan untuk hidup
Mereka, kamu dan kita
Ada dan menjadi dengan jiwa raga pribadi
Manusia terlahir bukan untuk makan minum
Kesehatan dan gizi jiwa raga
dijamin oleh kasih sayang tulus
diberikan Sang Pencipta melalui sesama dan semesta
Bukan dengan proyek Memberi Beban Generasi
Bukan dengan program Makanan Bergizi Gratis
dengan seribu satu alasan sakral
Sedangkan berbagai kasus sudah menelan korban
Anak-anak pewaris generasi
adalah pribadi istimewa citra Ilahi
Mereka butuhkan kasih sayang untuk tumbuh kembang
Mereka dambakan gizi kesehatan jasmani rohani
Mereka anak manusia dan bukan gerbong
untuk ditarik lokomotif kepentingan politik dan selera kuasa
Generasi yang polos titipan Ilahi
jangan dikotori dengan tipu daya dan korupsi
Doa dan tangan kasih Ibu Bapaknya
lebih tulus memberi gizi bagi jiwa raga anaknya
Ada ajaran bijak para leluhur setiap pribadi memiliki lima aspek
Raga dengan segenap anggota dan sistem
Perasaan emosi mengalir di dalamnya
Akal pikiran mengendalikan semuanya
Hati nurani dengan nilai moralnya
Sanubari jiwa dengan iman spiritualnya
Maka…
Gizi dan kesehatan anak bukan hanya kata dengan kemasan demi keuntungan proyek
Jadi pribadi unggul bukan dari proyek politik
Anak-anak pewaris generasi bangsa
membutuhkan teladan kasih sayang jujur
demi tumbuh kembang gizi jiwa raga utuh
Bukan proyek makanan bergizi gratis
2.
Di Taman Siswa
Masih teringat cerita dari guru
tentang pendidikan
yang diwariskan Ki Hajar Dewantara
dan dikenal dengan prinsip Taman Siswa
Anak- anak seperti bunga di taman
membutuhkan perhatian perawatan para guru
mendambakan kasih sayang orangtua
Agar tumbuh kembang dan mandiri
jadi pribadi unggul dan berguna
Para pendidik sungguh diandalkan
mengajarkan ilmu dan keterampilan
dengan doa, kasih sayang dan teladan
Mereka di depan memberi contoh
Mereka di tengah jadi sahabat
Mereka di belakang menuntun
Bukan
pendidikan jadi lembaga bisnis dan korupsi

