| Red-Joss.com | Seminggu ini aku sedang membaca buku tentang “Kekuatan dari Keheningan.” Lembar yang aku baca saat ini tentang mengendalikan tubuh.
Tubuh ini harus bisa kukenali, karena tubuhlah yang menggerakkan dari apa yang kurasakan dan kupikirkan. Semua itu menjadi terlihat, ketika tubuh ini bergerak. Setiap gerakkan tubuhku memperlihatkan betapa dinamisnya aku ini.
Tubuhku memang tidak sempurna, tapi diciptakan oleh Tuhan dengan baik adanya. Yang penting, aku tidak menolak tubuhku, apalagi menghina tubuh orang lain. Baik tubuhku, maupun tubuh orang lain diciptakan oleh Tuhan dengan sangat baik.
Alangkah bijak, jika kita mencintai tubuh ini apa adanya. Jika lebih mau dalam mencintainya, masuklah dalam hening. Di situlah kita akan merasakan bahwa tubuh ini memberi sinyal, tanda, dan ‘berbicara’.
Jika tubuh ini bilang, “Aku lelah,” segeralah beristirahat!
Jika tubuh ini bilang, “Perhatikan aku,” rawatlah dengan baik!
Jika tubuh ini bilang, “Aku sakit,” segera temukan obatnya.
Jika tubuh ini bilang, “Aku ingin dekat dengan Tuhan,” segeralah berdoa.
Semoga dalam keheningan kita makin peka memahami bicara tubuh.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

