Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, melainkan dari setiap firman yang ke luar dari mulut Allah” (Mat 4: 4).
…
Manusia menginginkan kebahagiaan dan kesejahteraan, sehingga membutuhkan hal-hal yang bersifat materi untuk menunjang hidupnya. Tapi manusia sering kali tidak merasa puas dengan segala sesuatu yang telah dimilikinya. Ia terus berusaha mencari pemenuhan, walaupun tidak pernah mencapai titik kepuasan yang sejati. Manusia tergoda untuk terus memuaskan keinginan dan nafsu kedagingannya, meskipun telah memiliki segalanya.
Yesus menegaskan, bahwa manusia tidak hidup hanya dari hal-hal yang bersifat jasmani, seperti makanan, seksualitas, dan sebagainya. Tapi dari sabda Allah yang menuntun kepada kehidupan dan keselamatan. Segala hal yang bersifat materi itu memang diperlukan untuk menunjang kehidupan manusia. Akan tetapi, jika mengabaikan sabda Tuhan dan terikat akan hawa nafsu serta keinginan daging, maka kita akan jatuh dalam pencobaan, bahkan ke dalam dosa yang lebih berat lagi. Oleh karena itu, marilah kita berpegang teguh pada sabda Tuhan sebagai senjata melawan setiap godaan (bdk. Ef 6:11), menjadikan Sabda Tuhan sebagai pedoman hidup, agar kita mampu melawan setiap godaan serta melepaskan diri dari ikatan dosa, sehingga akhirnya mencapai kebahagiaan kekal.
…
Rm. Sebastianus Paulus CSE
Minggu, 22 Februari 2026
Hari Minggu Prapaskah I
Kej 2: 7-9; 3:1-7 Mzm 51: 3-6.12-14.17 Rm 5: 12-19 atau Rm 5: 12.17-19 Mat 4: 1-11
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

