“Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan” (Luk 14: 11).
…
Banyak orang yang berlomba-lomba untuk mendapatkan kedudukan yang tinggi, baik di pekerjaan maupun di lingkungan masyarakat. Demi mendapatkan kedudukan, orang rela melakukan tindakan kekerasan, penipuan, penyogokan, dan sebagainya. Namun, ketika dunia menawarkan berbagai kedudukan dan keuntungannya, Yesus justru menawarkan semangat kerendahan hati, yakni merendahkan diri di hadapan Tuhan dan sesama.
Yesus mengingatkan kita untuk senantiasa memiliki semangat kerendahan hati, bukan karena Ia tidak mampu memberikan kedudukan bagi kita, melainkan karena Yesus mengetahui, bahwa kedudukan duniawi dan kenikmatan duniawi itu hanya bersifat sementara. Makin berlomba untuk mengejar kedudukan duniawi, kita kian banyak menemukan musuh di mana-mana. Sebaliknya, ketika memupuk sikap rendah hati, kita akan menemukan, bahwa segala kedudukan dan kekuasaan yang kita miliki akan membawa kita pada pengenalan akan kuasa Allah yang melampui kekuatan dunia ini.
Yesus tidak melarang kita untuk menerima penghormatan dari orang lain, tapi kita harus terlebih dahulu menghormati dan menghargai orang lain demi cinta kepada Tuhan, bukan demi kekuasaan itu sendiri.
Yohana Endang
Minggu, 31 Agustus 2025
Sir 3: 17-18.20.28-29 Mzm 68: 4-7.10-11; Ibr 12: 18-19.22-24 Luk 14: 1.7-14
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

