Oleh Fr. M. Christoforus, BHK
Red-Joss.com – “Kedengkian adalah bara api kesumat.”
Sungguh, kedengkian itu adalah bara api kesumat. Ia sangat licik dan cerdik serta berwajah ganda.
Wajah muram serta mata belalak adalah lagu lama yang mengitari pembaringannya.
Ia akan bertumbuh, bahkan hingga liar dan nanar jika mendapatkan siraman dari tangan si jahat.
Kedengkian itu bagai mata pisau mata panah yang siap menancap nurani siapa saja, jika lalai serta sempat bersua bersapa dengannya.
Ia akan selalu mencari gara-gara dan ingin menumbuhkan masalah di mana-mana, karena kuku-kuku kejinya telah menancap di dalam sanubari sang manusia laknat.
Saudara, hendaklah kita siap siaga dan berbajukan iman demi menghadapi pengaruh virus ganasnya.
Janganlah sekali-kali Anda lengah dan lalai di hadapannya. Bersikaplah tegas, tegar, teguh, serta waspada, dan tidak mudah terpancing oleh rayuan gombalnya.
Sosok pribadi dewasa dan agung sangat dibutuhkan di dalam arena penuh kedengkian ini. Jauhi dan jangan pernah meladeni bujukannya. Karena, jika Anda terperangkap di dalamnya, dia pun akan dengan mudah menggenggam hidup Anda.
Sehingga saat itu, Anda bagai gelepar ikan yang terperangkap di dalam jaring jalanya.
Mari, kita hidup di dalam kasih dan bertumbuh di dalam kegembiraan serta harapan.
Jadilah anak-anak cahaya yang senantiasa berharap akan kasih Tuhan dan bukan sebagai hamba kedengkian.
Kediri,ย 31ย Januariย 2023

