“Lalu mereka kecewa dan menolak Dia” (Mat 13: 57a).
Manusia sering kali merasa kecewa, ketika tidak mendapatkan yang diharapkan atau tidak sesuai dengan yang dipikirkan, baik terhadap Tuhan, sesama, atau terhadap dirinya sendiri. Kekecewaan ini sering kali berujung pada penolakan.
Penolakan juga dialami oleh Yesus. Ia ditolak oleh orang Nazareth, tempat asal-Nya. Mereka takjub mendengar pengajaran Yesus yang penuh kuasa, tapi mereka tidak mempercayainya. Karena Yesus adalah orang biasa, dari kalangan mereka. Penilaian yang bersifat duniawi ini menutup mata mereka untuk bisa melihat ke-Ilahian Yesus. Mereka kehilangan rahmat untuk mengenal dan mengalami kasih dan karya-Nya.
Bagaimana denganmu? Adakah kekecewaan yang menghalangimu untuk percaya dan menerima Yesus? Serahkan segala kekecewaan itu kepada Yesus! Berdoa dan ungkapkan dengan jujur segala kekecewaanmu, dan percayalah kepada Tuhan, sehingga kau dapat mengalami kasih, damai, dan sukacita-Nya!
“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya jangan kamu kecewa dan menolak Aku” (Yoh 16: 1).
Sr. M. Stefani, P. Karm
Jumat, 01 Agustus 2025
Im 23: 1.4-11.15-16.27.34-37; Mzm 81: 3-45-6ab.10-11 Mat 13: 54-58
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

