“You’ve gotta fight, fight till the end and never give up.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Semua orang pernah kecewa. Karena dihianati, disakiti, dilukai, gagal, atau karena impiannya tidak sesuai kenyataan. Kecewa itu manusiawi. Disadari atau tidak, kita juga pernah mengecewakan dan dikecewakan.
Larut dalam kekecewaan akan membawa kehancuran. Terpuruk dalam kecewa akan membawa derita dan luka. Karena kecewa itu soal emosi dan rasa. Bila tak terolah bak virus yang mematikan dan bisa berujung pada pembunuhan.
Percayalah masih ada harapan untuk mengobati luka, karena kecewa. Percayalah kita tetap bisa bertumbuh di tengah masa sulit. Percayalah di balik sebuah musibah, selalu ada berkah. Pertanyaan paling penting adalah, apakah kita mau melalui masa sulit itu?
Ketika kita dihadapkan dengan ujian demi ujian, kekecewaan demi kekecewaan, cobaan demi cobaan, hinaan demi hinaan. Apa yang akan kita lakukan? Apa kita membiarkan masa sulit itu membunuh harapan kita? Apa kita membiarkan situasi ini melemahkan kita? Membuat kita terjatuh dan rapuh? Atau sebaliknya masa sulit itu kita hadapi dengan keberanian dan dengan sebuah keputusan.
Keputusan untuk tidak berdiam diri, menghindar, dan lari dari kenyataan. Tapi keputusan untuk bangkit dan maju menghadapi semuanya itu dengan optimisme. Bahwa Tuhan memilih orang yang mau, bukan yang mampu.
Keputusan itu yang nantinya akan mengubah hidup kita. Untuk terus berjuang, meski rintangan dan kesulitan menghadang. Terus bangkit, meski dilanda rasa sakit. Terus melangkah, meski terasa tak mudah. Terus berusaha mencari jalan, bukan menyalahkan. Ingat selalu, bahwa satu pilihan itu membawa perubahan, dan satu keputusan mengubah masa depan.
Berani bangkit untuk melangkah, tidak terpuruk dalam putus asa. Karena sekadar bertahan itu tidak cukup untuk mengubah keadaan. Kita adalah petarung yang tidak kenal menyerah. Kita harus berjuang sampai akhir untuk jadi pemenang kehidupan!
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

