“Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya” (Mal 4: 2a).
Di dunia ini, kebenaran sering kali jadi hal yang sulit. Orang jujur dikucilkan; hakim dengan mudahnya disogok; saksi palsu ada di mana-mana; belum lagi para pengacara yang dapat dengan lihainya memutar balikkan kebenaran. Jadi orang benar di tengah dunia yang dikuasai oleh Iblis, sang ‘bapa segala dusta’ (Yoh 8: 44) pasti menuntut banyak perjuangan dan pengorbanan. Tidak heran, bahwa dalam Injil, Yesus mengatakan “kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku” (Luk 21: 17). Namun, Allah, melalui nabi Maleakhi, telah menjanjikan, bahwa pada akhirnya kebenaran pasti menang.
Ketika Allah Sang Raja Adil datang, segala sesuatu akan tersingkap hingga ke akar-akarnya. Tidak ada yang dapat berdalih, bersembunyi, apalagi menyogok Allah. Pada saat itulah orang yang didapati setia akan ke luar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang” (Mal 4: 2b).
Mari kita tetap setia berjalan dalam kebenaran sambil menantikan hari penghakiman yang membahagiakan itu tiba.
Fr. Paulus, CSE
Minggu, 16 November 2025
Mal 4: 1-2 Mzm 98: 5-9 2Tes 3: 7-12 Luk 21: 5-19
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

