“… kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang” (Yoh 6: 26).
Yesus menegur orang-orang yang mengikuti-Nya, karena tujuan mereka hanya untuk kepentingan dan keuntungan diri sendiri. Demikian juga kita pada zaman ini, Yesus mengingatkan kita untuk melihat kembali motivasi kita dalam mengikuti Yesus.
Banyak orang yang terjebak dalam pencarian kebahagiaan yang bersifat sementara; mencari Yesus hanya ketika menerima berkat berupa kesembuhan fisik dan jiwa, serta kedamaian hati. Namun, pernahkah kita bertanya pada diri kita sendiri: Apa yang Yesus inginkan setelah kita mendapatkan semua itu?
Sering kali, kita terjebak dalam rutinitas mencari pemenuhan kebutuhan yang tampaknya membawa kebahagiaan. Kita berlari mengejar kebahagiaan yang sering kali bersifat sementara. Namun, ada satu kebenaran yang perlu kita ingat: kebahagiaan sejati terletak dalam melakukan kehendak-Nya. Ketika kita berusaha untuk hidup selaras dengan kehendak-Nya, kita tidak hanya mendekatkan diri kepada-Nya, tapi juga menemukan makna yang lebih mendalam di dalam kehidupan kita.
…
Sr. M. Priska, P. Karm
Senin, 05 Mei 2025
Kis 6: 8-15 Mzm 119: 23-24.26-27.29-30; Yoh 6: 22-29
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

