“Apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, cacat, lumpuh dan orang-orang buta” (Luk 14: 13).
Ketika kita mengadakan pesta atau perjamuan, biasanya kita mengundang sanak saudara, kenalan, sahabat, dan semua orang terdekat kita. Sehingga relasi kita akan semakin erat satu sama lain. Tapi Yesus justru menekankan hal yang berbeda; mengundang orang lain yang tidak termasuk dalam daftar orang yang kita perhatikan, yaitu orang-orang miskin, cacat, sakit, dan terpinggirkan; mereka inilah yang dikehendaki oleh Yesus untuk kita perhatikan.
Yesus menegaskan hal ini bukan tanpa alasan. Yesus menghendaki kita untuk lebih terbuka terhadap orang lain dan peduli pada kebutuhan sesama yang kurang beruntung. Kita melakukan kebaikan itu bukan karena ingin dihargai atau dipuji, melainkan karena dijiwai oleh kasih Kristus, sehingga kita jadi saluran kasih bagi sesama tanpa mengharapkan balasan.
Fr. Petrus Salestinus Maria, CSE
Senin, 03 Nopember 2025
Rm 11: 29-36 Mzm 69: 30-31.33-34.36-37; Luk 14: 12-14
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

