Menumbuhkan rasa sepenanggungan sebagai murid Kristus.
Semangat itu adalah wujud kasih persaudaraan. Ini berarti, bahwa sebagai murid-Nya, kita harus saling mendukung, peduli, dan berbagi beban satu sama lain. Hal ini menunjukkan, bahwa kita adalah bagian dari satu keluarga rohani yang saling mengasihi. Kasih persaudaraan ini merupakan refleksi dari kasih Guru yang telah mengasihi kita lebih dulu.
Kasih persaudaraan itu tidak hanya ada dalam pikiran, perasaan, atau perbincangan. Tapi juga dalam kenyataan hidup. Hal ini melibatkan hubungan yang kuat dan nyata antara orang-orang yang saling mengasihi.
Misalnya, ketika saya merasa ada alasan yang sangat kuat tidak tidak hadir dalam doa Rosario bersama, di sudut hati yang lain ada suara: “Datanglah, sebab dia yang sangat jarang kau temui itu, kini membutuhkan dirimu.”
Salam sehat.
Jlitheng

