| Red-Joss.com | Kami tidak tahu atau saya tidak tahu adalah jawaban yang multi tafsir.
Tidak tahu, karena itu bersikap cuek. Kita tidak mau ikut campur, terlibat, disalahkan, dan tidak mau mempertanggung-jawabkannya.
Jawaban kami tidak tahu dari Imam-imam kepala, ahli Taurat, dan kaum tua-tua itu bukan karena mereka tidak tahu jawabannya atas pertanyaan Yesus, melainkan mereka tidak mau dipersalahkan, dikatakan keras kepala, dan sebagai orang yang tidak mempunyai pendirian.
Daripada terjadi debat kusir yang tidak jelas, Yesus pun mengatakan, “Jikalau demikian, Aku pun takkan mengatakan kepada kalian, dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu” (Mark 11: 33)
Dengan kata lain, lihat saja dengan kedua mata ini:
- Ada orang buta bisa melihat
- Pohon ara dikutuk dan menjadi kering
- Orang yang berani mengusir para pedagang, penyamun, dan mafia di Bait Allah.
- Orang yang mempunyai kuasa untuk mengampuni, dan seterusnya.
Sesungguhnya orang yang mampu melakukan semua itu adalah orang yang berkuasa dan berwibawa!
Hari ini, kita mohon supaya bisa melihat kuasa yang berasal dari Tuhan Yesus:
- Yang sakit, mohon disembuhkan!
- Yang kesulitan dalam hal ekonomi, minta dilancarkan usahanya!
- Yang letih-lesu, mohon disegarkan dan dikuatkan!
- Yang kehilangan semangat panggilan, minta supaya menjadi optimis, dan seterusnya.
Yang jelas, kita bisa melihat kuasa Tuhan Yesus ini, jika kita bisa membangun diri ini di atas dasar iman yang suci dan berdoa dalam Roh Kudus.
Hari ini, kita mau bersama-sama meminta kepada Tuhan, melalui kuasa Roh Kudus agar senantiasa disertai, didampingi, dan dipimpin-Nya untuk menjalani hidup pertobatan menuju kekudusan.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

