Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Sungguh membahagiakan, jika Anda ditimpa hujan, agar tanah di bawah ujung tumitmu tidaklah kersang.”
(Filosofi Hidup Bermakna)
…
Manusia itu bukan Dualisme
Kita, sebagai manusia adalah makhluk rohani, juga tentu sebagai makhluk jasmaniah.
Ada pun eksistensi tubuh jasmani dan jiwa rohani kita merupakan satu kesatuan utuh total, dan bukan sebagai dualisme.
“Kala Ditimpa Derai Hujan,” adalah sebuah tulisan bermakna filosofis dan rohaniah.
Fenomena Desolasi
Di dalam hidup kerohanian, kita mengenal istilah ‘desolasi’, artinya fenomena orang merasa kesepian secara rohani. Ada kekeringan secara rohani. Dalam kondisi batin, orang merasa kian menjauh dari Tuhan, sebagai sumber asal dan tujuan hidup manusia.
Bahkan, jika manusia itu cenderung untuk mengulangi kesalahan yang sama, dan bahkan juga mulai melakukan kesalahan baru.
Dalam kondisi kerontang secara filosofi serta rohani ini, biasanya orang mulai menyadari, bahwa ternyata dirinya sudah kehilangan iman, harapan, dan kasih.
Ditimpa Hujan Rahmat
Ibarat seekor rusa dahaga yang sungguh merasa kehausan dan merindukan sumber air, demikian juga jiwa manusia merindukan rahmat kegembiraan dan penghiburan sejati dari Tuhan. Itulah yang disebut fenomena konsolasi. Suatu keadaan orang merasa gembira, karena mendapat penghiburan secara rohani.
Ternyata betapa pentingnya, jika seseorang secara rohani ditimpa hujan rahmat. Hujan yang mampu menyirami kerontang nurani.
Tatkala Anda ditimpa hujan rahmat, maka nurani gersang di bawah ujung tumit kesadaran manusia pun akan turut menguyup.
Secara biologis, hanya di atas tanah yang basah bergembur itu akan meriap aneka tunas mungil baru.
Demikian juga dengan keadaan jiwa dan nurani manusia. Dia akan bergembira dan bahagia, di kala menerima rahmat belas kasih serta penghiburan sejati dari Tuhan.
Secara rohani spiritual, manusia pun akan mengalami fenomena desolasi di dalam pengembaraan hidupnya.
Namun, jika sang manusia itu tetap setia dan berusaha untuk meraih tangah kasih Tuhan, maka rahmat belas kasis-Nya akan diberikan kepada manusia. Itulah yang disebut fenomena konsolasi!
…
Kediri, 18 Mei 2024

