Kadang kita tertipu atau memang sudah jadi kebiasaan umum, bahwa orang lebih percaya akan sebuah berita sangat tergantung pada orang yang menceritakanya. Demikian pula berita kebangkitan Yesus yang telah menampakkan diri kepada Maria Magdalena, tidak serta merta dipercaya oleh para Rasul. Mereka berpikir, tidak mungkin Yesus mendahulukan perempuan itu daripada mereka.
Kisah dalam Injil sangat jelas terungkap ketidakpercayaan para Rasul, “Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis. Tapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya” (Mrk. 16: 10-11).
Pelajaran penting bagi kita:
- 1) Ingat, bahwa kebenaran bukan tergantung pada orang tertentu semata tapi pada fakta yang membuktikannya;
- 2) Dalam hal ini, tidak semua hal memerlukan mukjizat. Justru yang sebaliknya terjadi, bahwa Tuhan memerlukan iman dan percayamu untuk melakukan mukjizat;
Dengan demikian, apa pun kata orang, tapi satu yang pasti, bahwa Yesus telah bangkit, dan ini adalah fakta sejarah, yang adalah tugas kita untuk mewartakannya ke semua orang.
Ingatlah, bahwa Tuhan memerlukan kita untuk menceritakan kebangkitan-Nya kepada semua orang.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

