| Red-Joss.com | Pada bait lagu “Seperti Rusa…” tertulis demikian, “Seperti rusa rindu sungaimu, jiwaku rindu Engkau.”
Rasanya, setiap saat kita ini rindu Tuhan. Rasanya kita selalu ingin dekat dengan-Nya.
Jika sudah dekat, mengapa kita masih mencari yang jauh? Apa sesungguhnya yang masih dicari? Belum yakin dengan kata-kata ini, “As the Father loves me, so I also love you. Remain in my love” (John 15: 9).
Kita diminta tinggal di dalam Dia, tapi tidak mau. Masih gelisah mencari. Mengapa? Bisa jadi, kita selama ini, tidak mempunyai relasi yang dekat dengan-Nya. Kita juga tidak perlu mencari pembenaran diri. Alangkah bijak, jika kita membangun relasi yang dekat. Pola relasi yang dekat itu sudah dicontohkan oleh Yesus dan Bapa, seperti yang dikutip dalam Injil Yohanes itu.
Maka, perintah dari pribadi yang merasakan relasi yang dekat ini, amat menyentuh hati. Yang tidak tersentuh berarti kebangetan. Hatinya mungkin tertutup. Padahal ini perintah-Nya, “This is my commandment: Love one another as I love you” (John 15: 12).
Yang menarik dari Yesus itu tidak ada perintah untuk menyebarkan permusuhan, kebencian, dan kekerasan. Tapi yang diperintahkan oleh-Nya adalah agar kita hidup saling mengasihi.
Sungguh, ini bukti kematangan dari seorang pribadi, di mana yang ada di hati-Nya adalah kobaran semangat untuk terus mengasihi dan mengasihi.
Sebagai murid-muridNya, kita dituntut untuk mengasihi sesama dan dimatangkan untuk jadi pribadi yang makin dewasa dalam iman.
Yang penting diperhatikan adalah relasi kita. Yang diajarkan oleh Yesus, bukan pengetahuan tentang kasih, tapi pengalaman dikasihi. Hal itu berarti tentang relasi kita dengan Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Bisa ditambahkan juga relasi kita dengan Bunda Maria, khususnya di Bulan Mei yang dikenal sebagai Bulan Maria ini.
Ingat, jika ada pribadi yang menyebarkan kebencian tentang agama orang lain, sebenarnya dia hanya mempunyai pengetahuan tentang Allah, tapi tidak mempunyai pengalaman dikasihi Allah. Sebab pengalaman akan Allah membuat kita makin merasakan kasih-Nya, tinggal dalam kasih-Nya, dan membagikan kasih-Nya kepada yang lain.
Dengan tegas, Yesus menutupnya, “This I command you: Love one another” (John 15: 17).
Masih juga mau mencari yang jauh? Dia sudah menjadi milik kita dan kita menjadi milik-Nya.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

