Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Yang menjadikan Anda sebagai seorang pria sejati adalah karakter Anda dan bukan jenggot Anda.”
(Didaktika Hidup Sejati)
…
Orang-orang yang berkecimpung di dalam dunia mode, biasanya sangat sibuk dengan aneka kebutuhan lahiriah berupa aksesoris demi meningkatkan kualitas diri.
Sekadar Atribut Fisik
Kehadiran dan adanya atribut pelengkap itu biasanya bukan tanpa dasar serta alasan. Tentu, kehadiran atribut fisik yang berupa jenggot bagi seorang pria tentu memiliki landasan tertentu. Apakah itu landasan budaya, sosial, atau sekadar selera serta mode atau mungkin masih ada seribu satu alasan lainnya.
Berikut ini ditampilkan sebuah kisah spesial yang berkaitan dengan kehadiran atribut fisik berupa jenggot dari seorang pria.
Jenggot
Di awal kariernya, Clarence Darrow muda saat membela kliennya melawan seorang pengacara tua yang sarat pengalaman serta meremehkan Clarence sebagai pemuda tanpa jenggot.
Clarence Darrow menangkis anggapan tak berakal itu. Mari ikuti kisah balasan berikut ini.
Suatu kesempatan, Raja Spanyol mengutus seorang Bangsawan muda ke istana Raja tetangga, yang kemudian tertawa menghina sambil berkata, “Apakah Raja Spanyol itu sudah ketiadaan laki-laki, sehingga dia mengutus kepada saya seorang pemuda ingusan yang tak berjenggot?”
Dengan sinis sang Bangsawan muda itu menjawab, “Tuanku, jika Raja saya telah menyamakan kebijaksanaan dengan adanya atribut fisik berupa jenggot, maka beliau pun akan mengirim seekor kambing.”
Akhirnya, pengacara muda yang tidak berjenggot, Clarence Darrow pun memenangkan kasus itu.
Bennet Cerf
(1500 Cerita Bermakna)
Makna Kultural
Dalam peradaban dan budaya (kultur) dunia, memang benar, ada aneka atribut fisik berupa aksesoris yang dianggap sebagai pelengkap guna mampu menaikkan gengsi atau derajat serta daya magis dari sang pemakainya.
Semisal, ada orang yang menggunakan tongkat yang dianggap ajaib, ada orang yang doyan memakai topi ala โcowboyโ, ada juga orang yang memakai cincin bermata biru sebagai penolak bala.
Padahal di sisi lain, anggapan serupa itu tidak selalu berbanding lurus dengan fungsi atau makna yang sesungguhnya.
Bukankah kehadiran jenggot itu sebetulnya sekadar atribut fisik yang membuat seorang tampak menarik? Seperti seekor burung merak yang tampak dan terkesan sangat menarik itu justru karena bulu-bulunya yang indah?
Dijebak dan Terjebak
Lalu apa yang membuat Anda jadi pribadi yang bermakna dan menarik? Apakah karena kehadiran jenggot Anda?
Sejatinya yang membuat pribadi Anda bermakna dan menarik di mata dunia, bukanlah karena tebal serta lebatnya jenggot Anda, melainkan karena karakter hebat yang Anda miliki.
Ketahuilah jenggot yang Anda miliki itu hanya sebagai atribut fisik berupa hiasan luar belaka.
“Maka, jangan menjadikan hamba sebagai tuan, dan tuan sebagai hamba.”
Ituโฆ namanya salah kaprah!
…
Kediri,ย 8ย Novemberย 2024

