Banyak orang terjebak dalam tanda tanya besar. Bagaimana caranya kita memperoleh dan menciptakan peluang usaha itu?
Pertanyaan itu sering kali mengusik dan mengaduk-aduk benak kita untuk berpikir keras. Kita tidak tahu harus berbuat apa dan bagaimana. Pikiran ini serasa buntu, sehingga kita sulit mencari peluang bisnis, apalagi untuk mengeksekusinya!
Sesungguhnya faktor utamanya itu ada pada diri sendiri. Kita sekadar berwacana, tapi minus tindakan. Kita ragu untuk memulai, karena takut gagal, ketiadaan modal, dan seterusnya.
Bisa jadi, faktor utamanya adalah kita dibius super nyaman alias rasa malas nan akut. Sehingga sekadar melahirkan wacana demi wacana yang membentuk kita jadi pemimpi di siang bolong.
Sejatinya untuk menciptakan atau merebut peluang usaha itu tidak harus dimulai dengan melakukan hal-hal yang hebat, spektakuler, dan wow! Tapi bisa dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana.
Resepnya juga super sederhana. Asalkan kita tidak ‘gengsian’ dan mau menyingsingkan lengan baju. Kita mau membuka hati dan jeli melihat seabreg peluang usaha itu di sekitar kita. Bahkan kita dapat memulai dari rumah sendiri.
Kita mulai memilih memilah sampah rumah tangga untuk membuat bank sampah di RT, misalnya. Kita dapat membuat eco enzyme, makanan ternak, dan seterusnya.
Ketika menemani istri ke pasar, saya beberapa kali melihat anak muda mengumpulkan sampah sayuran. Ternyata sayur-sayuran itu dirajang untuk campuran makan ternak unggas, ikan, dan babi. Jika kita mau bertekun untuk melakukan hal itu, dijamin hasilnya cukup untuk memenuhi kebutuhan harian hidup kita.
Saatnya, jangan mencari alasan lagi untuk tidak segera memulai berwirausaha. Prinsip agar berhasil dalam berwirausaha adalah tidak gengsi, pekerja keras, dan melayani pembeli. Karena kecenderungan pembeli itu selalu ingin dilayani, tidak mau repot, mau mudahnya, dan seterusnya.
Dengan memanfaatkan kelemahan sesama yang selalu minta dilayani itu, kita dengan mudah mencari dan menciptakan peluang usaha itu. Kita harus berani menanggalkan baju kenyamanan dan kemalasan diri itu dengan bekerja!
Jangan menunda lagi! Saatnya kita menciptakan peluang usaha itu untuk menangguk rezeki!
Mas Redjo

