1.
Tuli dan Bisu
Dua telinga ada tetapi tak berfungsi
Lalu mulut bersuara tanpa arti
Entah pikiran tuli dan bisu
Entah masih bisa berkomunikasi
Tak ada yang meminta
terlahir dengan telinga tuli
tercipta dengan mulut bisu
Apakah itu takdir semesta
Ataukah itu misteri Pencipta
2.
Mulut Bicara
Satu mulut banyak fungsi
selain bisa makan dan minum
juga masuk ke luar udara
Bisa juga racun dan serapah
Tetapi…
ada kata-kata tak terhitung
ada aneka suara tak terbilang
Apakah karena kreasi pikiran
Apakah hanya ekspresi perasaan
Ataukah sungguh ungkapan hati nurani
Benarkah terlahir dari jiwa sanubari
sebagai potret wajah makna dan arti
dan sosok siapakah diri pribadi
3.
Jemari Bersuara
Tidak selalu suara itu bunyi
karena jemari bisa bicara tanpa suara
Banyak kata tentang apa saja
Banyak kisah cerita kepada siapa saja
Zaman mengajari mulut membisu
digital melatih jemari menari
dalam aneka gaya dan kreasi
Banyak pribadi edan sepi menyendiri
4.
Kata Hati dan Rasa Bicara
Memang mulut tak bersuara
juga lidah tak berucap
tentang damba jiwa raga
Namun…
Rasa bicara dalam diam
laksana angkasa menulis pesona pelangi
Hati berkata dalam sunyi
laksana samudra gelorakan gelombang cinta
Tak terhitung jumlahnya syair kasih
siang malam ombak membelai pasir pantai
Angin memeluk nafas kelana insani
Apakah itu sabda Ilahi
Ataukah hanya dinamika semesta menari
5.
Pikiran Berkata-kata
Aku tak ada
jika tanpa ada siapa-siapa
Aku dan sesama tak ada
jika tak ada yang mengadakan
Entah apa dan siapa
Aku berpikir
maka aku ada
Aku berpikir dan hidup
maka bisa berkata-kata
Aku bicara dengan pikiranku
Aku berkata-kata dengan ragaku
Aku bersuara dengan nafasku
Aku, engkau, kita…
bisa bicara dan berkata-kata
Tentang apa kepada siapa
meski diam tanpa suara

