1.
Litera
Tinta ini bak tumpah
Pena ini tak hendak berhenti
Benak beranak-pinak
Masing-masing hendak menciak
Litera
Kertas menumpuk, menggunung
Macam-macam takkan tertanggung
meletus renung
Menggelayut angan
dan tangan-tangan
menggapai gapai ke gelombang laut tak bertepi
Ke ladang luas
Ke langit berlapis
Litera
Tariklah tanganku yang menggapai-gapai dalam secarik sajak
Amin-aminkan dalam sebait doa
Takbir akbar dalam sujud terdalam
Bunga rampai iqra’
Tarik aku dalam genggaman-Mu
Peluk aku dalam pelukan-Mu
Dalam debar zikir pikir ikhtiar
Dalam bahtera litera
Dalam mahligai sutra
Bingkai narasi cinta dan kasih sayang: Ar Rahman…
Fabiayyi alairobbikuma tukadzibaan…
Litera…
Pontianak – Bumi khaTULIStiwa
2.
Dari Ramadah ke Idul Fitri
Berkah Ramadhan lahirkan litera iman
belajar membaca ayat Ilahi
yang tertulis dalam pribadi
Aku jasmani dan rohani
Khalifa Allah untuk berbakti
di tengah dunia yang penuh kreasi
dalam realita dan penuh misteri
Dalam shalat
aku dipanggil kembali
selalu sadari hakikat diri sejati
Hanya karena kasih Sang Ilahi
aku diizinkan hadir di dunia ini
membawa Nur Maha Suci
agar selamat bahagia dunia dan surgawi
Dengan tuntunan Kalam Maha Sakti
bagi diri hamba yang sahaja ini
Saat puasa aku bertafakur
membaca makna dengan berdzikir
Sadari salah dosa dan bertobat
sambut berkah penuh rahmat
selama Ramadhan suci dan keramat
Hidupku mesti penuh amal dan ibadah
hiasi diri pribadi sebagai fitrah
meski problema dan tantangan menerpa
Saat tiba Idul Fitri
kusambut dengan syukur alhamdulillah
segala rahmat berkah Allah
Kiranya aku bisa jadi berkat
bagi sesama saudara dan umat
bagi alam semesta jagat
Karena dituntun iman dan hidayah makrifat
Allah Maha Besar dan penuh rahmat
3.
Ketupat & Opor Ayam
Sepertinya tak lengkap perayaan
jika tak ada ketupat Lebaran
Rasanya berbeda saat tak ada opor ayam
jika melihat hidangan Ramadhan
dan saat bahagia sambut keberkahan
Entah hanya sajian warisan tradisi
Ataukah ada pesan makna tersembunyi
Mungkin ada bagi nurani yang ikhtiar mencari
Ataukah hanya milik para Kyai dan Sufi
Yang pasti para Ibu diam menghayati
Daun kelapa muda di pucuk langit
diturunkan para lelaki pemberani
dianyam dan diolah para perempuan sakti
dalam doa kasih penuh bakti
Santan putih dari hati sanubari
diracik dengan bumbu dan daging pilihan
Opor kasih sayang bagi jiwa raga
yang bahagia syukuri berkah Sang Ilahi
Saat Ramadhan suci dan Idhul Fitri

