1.
Ada anak-anak tak berdosa
jadi korban problema orangtuanya
Banyak yang tak berdaya dan harus meregang nyawa
Mungkin soal kemampuan ekonominya
Mungkin karena masalah emosi dan pengetahuannya
Juga karena pekerjaan dan lingkungannya
Lalu…
aneka reaksi dengan tanya
Entah dalam perjumpaan sesama
Entah bergentayangan di sosial media
2.
Generasi muda pun mulai beraksi
kasus kriminal makin sering terjadi
Lalu semua pihak saling menunjuk jari
Ada gugatan kepada keluarga dan orangtua
Ada tanya pada guru dan sekolah
Ada telisik soal adat budaya
Ada lagi tagihan kepada lembaga agama
Ada tuntutan kepada peran negara
Banyak kejahatan ditelan kata dan angka
terus terjadi di kota dan desa
Entah seperti apa jalan keluarnya
3.
Di sosial media terus bergulir informasi
berbagai bentuk kejahatan ada dan terjadi
Ada yang dilakukan oleh pribadi
Ada yang dilakukan beberapa individu
Ada yang digelar oleh kelompok
Ada juga sesuai keyakinan imannya
Banyak sarana dirusak dengan brutal
Jiwa raga sesama terluka atau alami kematian
Sepertinya hukum rimba berlaku
karena norma hukum tak berdaya
Apakah pikiran dan nurani gelap
dan kekuatan fisik serta emosi diandalkan
Entah apa alasan dan mengapa terus terjadi?
4.
Nasib rakyat di hadapan negara
ada aneka ragam pengalaman dan fakta
Ada beberapa yang damai sejahtera
Tetapi…
banyak negara miskin dan sengsara
banyak yang didera bencana kemanusiaan dan alam
Ada korupsi jadi budaya pejabatnya
Ada lagi sumber daya alamnya dikuras pengusaha
Ada yang diadu berkelahi dan perang
Ada yang berjuang untuk merdeka
Inikah kemanusiaan yang adil dan beradab?
5.
Mungkin inilah zaman edan
seperti yang diramalkan para pujangga
Mungkin ini fakta terbola-balik
dari prinsip nilai dan orientasi manusia
Ada yang jadi korban senjata
dari negara adidaya
Ada penindasan dan ketidakadilan
Sepertinya kejahatan terus berlomba
oleh organisasi negara dan dunia
Dengan kata yang beradab serta mantra doa
padahal demi kuasa dan angka harta
Apakah ini hasil kemajuan peradaban manusia
Benarkah kejahatan berkuasa atas segalanya?

