Kepada-Mu…
ya, Allah Tuhanku
Salam hormat dan syukur pada-Mu
bahwa aku masih boleh bernafas
dan tidak membayar sepeser pun harga udara
bahwa telapak kakiku masih menginjak debu tanah
dan seluruh hidupku dijamin oleh alam ini
Mohon ampun, ya, Allah
aku jarang berterima kasih pada alam ini
dan sering lupa bersyukur kepada-Mu
atas kasih-Mu dalam alam semesta
atas cinta-Mu melalui sesama
Dalam surat kedua ini
secara khusus aku mau bersyukur
atas kasih cinta-Mu melalui sesama
Atas orangtua adik kaka
Atas sanak saudara keluarga
Atas para leluhur nenek moyang
Atas sahabat sejak kecil hingga kini
Atas semua pendidik dan penjasa bagi pribadi
Atas sekian banyak manusia yang berperan bagiku
meskipun tidak aku kenal secara pribadi
Syukur dan terima kasih
Berkatilah mereka semuanya
dan balaslah jasa mereka
Dengan menulis surat ini
aku ingin nyatakan sekelumit sadarku
bahwa kehadiran-Mu sungguh nyata melalui sesama
Karena hadirku di dunia pun melalui sesama
Karena hidupku sepanjang ziarah
juga selalu bersama para saudara
Kami adalah sesama saudara
karena rencana kasih cinta-Mu
karena menghirup satu udara yang sama
karena tercipta dari debu tanah yang sama
karena memiliki darah manusia yang sama
Karena terlahir berbeda dalam amanah yang sama
karena terlahir untuk saling melengkapi dan jadi sesama saudara
Ya, Allah Tuhanku
Jadikanlah aku pribadi yang layak
untuk bisa memberi dan berbagi
dalam kemampuan yang aku miliki
Ajarlah aku untuk terus sadar dan bijaksana
Tuntunlah aku dalam ziarah kelana sehari-hari
agar bisa memberi arti dan makna
bagi sesama saudara di mana saja
bagi alam lingkungan jagat semesta
Meskipun nyatanya aku tidak sempurna
Syukur dan terima kasih pada-Mu

