Kepada-Mu…
ya, Allah Tuhanku
Aku datang dengan huruf dan kata
yang coba mewakili jiwa raga
Aku sujud hormat pada-Mu
meskipun sadari banyak salah dosaku
untuk pantas menghadap hadirat-Mu
Maka,
kutulis saja surat buat-Mu
Pertama ingin aku katakan
sehelai syukur atas ada dan hadirku
terlahir di dunia fana ini
Dari orangtua yang tercinta
meskipun aku tak pernah meminta
Dengan sosok yang begini
meski aku tak ikut kompromi
“Engkau telah menulis pribadiku
Aku hanyalah kertas dalam telapak rencana-Mu”
Kedua hendak aku katakan
banyak pertanyaan yang kusampaikan
ternyata tak perlu jawaban
Karena kini aku sadari
pikiranku kerdil papa manusiawi
hanya sebutir debu di hadapan-Mu Sang Ilahi
Maha Misteri tak terselami
Maafkan aku yang hina diba ini
Ketiga hendak aku mohonkan
Lanjutkan saja tulisan-Mu
pada helai kertas pribadiku
Karena hadirku pun adalah tulisan-Mu
Karena pribadiku pun kertas-Mu
Karena kelana hidupku juga rencana-Mu
Maka
Selesaikanlah tulisan kasih-Mu
pada lembaran sahaja adaku
Jadikan aku layak bagi sesama
dan kisah cerita bermakna di tengah dunia
serta pujian bagi bagi-Mu, ya, Allah

