Gemerlap kecanggihan zaman
telah butakan jutaan mata raga
agar tidak mampu bedakan warna
Telah membunuh mata nurani dan jiwa manusia
Agar tak tahu soal benar dan salah
Apalagi tentang tangan siapa pelakunya
Tabir raksasa bertenaga sakti
telah membungkam ribuan mulut generasi
agar jangan katakan kenyataan
luka lara derita nasib
yang terus mendera penuh kuasa kerakusan
Karena mereka pemilik kebenaran dan peradaban
Tangan-tangan pemilik harta
dilapisi aneka sarana dan topeng
agar darah para korban tidak menodai
nama, wajah, dan harkat pribadi
Karena mereka bisa membeli iptek, senjata, dan kuasa
dengan uang dan selera hartanya
Tangan-tangan ajaib maha daya
bisa menulis kalimat indah dan suci
mampu membeli ritual adat dan agama
Bahkan duduk makan semeja dengan pemuka adat dan agama
sambil tertawa terbahak penuh bangga
Karena mereka empunya kuasa dan senjata
Tangan-tangan misterius
sering tak mampu dilihat publik
Karena punya banyak topeng
Karena bisa bersandiwara dengan sumpah janji
dan aneka bantuan kemanusiaan
sebagai remah dari meja perjamauan gengsinya
Tangan-tangan misterius
adalah segelintir sosok kaya berkuasa
tanpa nurani dan sanubari jiwa
Yang telah proklamirkan diri sebagai tuan raja
atas sesama dan alam jagat
Bahkan meyakini diri sebagai Tuhan Maha Kuasa

