1.
Jarum waktu membekali nafas
aku belajar berjalan dengan langkah mimpi
membangun tangga awan ke angkasa
untuk mendirikan pondok di awan
Aku berlari dengan kaki imajinasi
memasang jerat damba dan jala rindu
Ingin kutangkap seribu kaki cahaya surya
agar bisa penjarakan mentari
Biar sang maha cahaya berhenti bersinar
2.
Kesaktian data dan angka
sekarang menjelma dalam data
Kecanggihan algoritma dalam aneka sarana iptek
bisa mengurung laju waktu
Agar semesta dan sosok manusia
bisa jadi budak selera dan gengsi
Biar nurani dan sanubari insani
dipuaskan gemerlap dunia maya
karena di sana hanya Surga tanpa Neraka
karena kecanggihan nalar adalah Tuhan
karena kebebasan sejati dan abadi lestari terjamin
3.
Sudah ribuan pemukiman mewah di bangun di benua digital
agar generasi milenial tinggalkan bumi
yang penuh dengan candu moralitas dan racun tradisi
Jutaan satelit disediakan memenuhi angkasa
untuk melayani segala mimpi dan rindu damba
Milyaran senjata canggih siaga menghacurkan mentari
agar jangan lagi bercahaya mengganggu manusia
Peradaban digital milenial adalah kebenaran hakiki
untuk membebaskan manusia dari sejarah belenggu dan keterasingan
4.
Manusia adalah sumber jawaban sejati
bukan korban tradisi kisah cerita anomali
yang mencengkram kebebasan kreasi dan inovasi diri
Kebenaran hakiki manusia adalah sumber jawaban
bukan tanya lestari tak bertepi
Manusia adalah penguasaan alam semesta
bisa buat apa saja demi puaskan selera
Bumi pun harus dikuras tuntas
selama bisa menjawab mimpi dan gengsi
Karena masih ada jutaan planet di angkasa
untuk dijadikan tempat berkelana
menjawab tanya dan puaskan dahaga
5.
Zaman digital milenial melaju bergelora penuh energi dasyat
Proklamasi kemerdekaan nalar pikiran menggema
Manusia tidak lagi menyembah dan menciptakan Tuhan
yang diwariskan tradisi sebagai candu dan penjara
Manusia digital milenial super canggih
adalah tuan penguasa atas segala sesuatu
adalah Tuhan bagi dirinya dan sesama
Bisa membuat apa saja demi kebebasan dan meriah seleranya
Bisa korbankan apa pun dan siapa pun jika menghalang kreasi dan inovasi gengsi
Manusia digital terus memburu mentari dan melumpuhkan cahaya semesta

