“Hidup yang tidak direfleksikan itu, tidak layak untuk dihidupi.”
-Aristoteles
…
| Red-Joss.com | Hidup akan indah, bila menjadi berkat. Hidup akan bahagia, bila ada sukacita. Hidup akan menganugerahkan surga, bila ada iman, harapan, dan kasih. Sebaliknya hidup akan menderita bila kau dikuasai tiga kata ini.
Pertama, ‘ungrateful’ – selalu merasa tidak cukup. Coba suami saya kaya, ganteng. Coba istri saya cantik. Coba orangtua saya kaya, adil, sayang tidak pilih kasih. Coba anak saya … Coba pacar saya … Coba atasan saya. Kita selalu tidak puas, merasa kurang, dan kurang. Kalau itu yang menguasai hidupmu, hidupmu tak akan bahagia dan kamu akan menderita.
Ingatlah, sulit bersyukur berkat pun akan kabur. Sedikit bersyukur, sedikit juga berkat diberi. Banyak bersyukur, berlimpah pula berkat dianugerahkan dalam hidupmu. Tuhan menyediakan berkat berlimpah bagi yang mau bersyukur dan berbagi.
Kedua, ‘surrender’. Keadaan kamu tidak akan berubah. Bila kamu tidak mau bergerak, tidak merubah diri, dan bangkit. Never give up, jangan pernah menyerah. Yakinlah “God always be with you and bless you.” Yang lalu biarlah berlalu, terimalah, belajarlah, maknailah, dan bangkitlah.
Ketiga, ‘blaming’, selalu menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain. Pemenang selalu mencari peluang, pecundang selalu mencari kesalahan. Jadilah pemenang yang selalu mencari peluang. Ketika kamu selalu menyalahkan dan selalu menyalahkan diri, orang lain, pekerjaan, atasan, dan keadaan, bukanlah kebahagiaan yang didapatkan, melainkan penderitaan.
Jadilah bijak agar hidup kita menjadi saluran berkat Allah.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj.

