“Tiada hari tanpa berintimasi dengan Tuhan, karena kita milik-Nya.” – Mas Redjo
…
| Red-Joss.com | Sadar diri itu anugerah Tuhan yang luar biasa. Saya diajar dan ditempa untuk datang mendekat dan makin akrab dengan-Nya.
Saya berusaha memanfaatkan waktu dengan baik untuk tidak menunda-nunda hal penting atau pekerjaan. Tapi untuk segera diselesaikan. Karena waktu adalah uang, dan harus dimaknai.
Jika di dalam mobil angkutan umum saya membiasakan diri membaca buku untuk menambah ilmu, atau berdoa Rosario menggunakan jari-jari tangan. Berdoa yang sama saya lakukan, jika berjalan kaki ke suatu tempat tujuan.
Berdoa Rosario menggunakan jari-jari tangan agar tidak menarik perhatian orang di dalam angkutan umum, dibandingkan menggunakan untaian manik-manik Rosario.
Berintimasi dengan Tuhan itu hubungan pribadi yang orang lain tidak harus tahu, juga tidak perlu dipamerkan. Menggunakan jari-jari tangan, karena saya ingin meresapi dengan hati dan memaknai doa itu.
Berdoa Rosario dipilih, karena saya ingin memaknai peristiwa dalam hidup ini sebagai ungkapan pujian dan syukur kepada Tuhan.

Dengan berdoa Rosario pula, saya merasakan kedekatan hubungan dengan Bunda Maria, Ibu Tuhan Yesus. Di dekat Ibu kandung, perasaan saya nyaman, tentram, dan terlindungi. Tapi bersama Bunda Maria, hidup saya senantiasa disegarkan, damai, dan bahagia. Bahkan melebihi di dekat Ibu sendiri.
Tidak hanya itu, dengan berdoa Rosario penuh iman pula, saya ibarat membuka pintu kemudahan dalam menapaki hidup ini. Persoalan hidup jadi mudah diurai dan diselesaikan. Rezeki lancar. Hidup serasa tanpa beban dan dijauhkan dari yang jahat.
Berdoa Rosario dengan hati adalah intimasi jiwa yang menyatukan kita dengan Tuhan.
…
Mas Redjo


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.