“Sabda Allah memberi hidup yang tidak bisa dikalahkan oleh maut. Dalam Yesus, janji kekal Allah jadi nyata.”
Allah yang Maharahim, kami datang kepada-Mu dengan hati yang merindukan hidup sejati.
Dalam Injil, Yesus berkata, bahwa siapa yang menuruti sabda-Nya tidak akan melihat maut. Sabda ini terasa sulit dipahami, karena kami sering melihat hidup hanya dari yang kelihatan.
Engkau telah membuat perjanjian dengan Abraham, janji yang berlaku turun-temurun. Engkau berjanji jadi Allahnya dan Allah keturunannya. Kami mengerti, bahwa janji itu digenapi dalam Yesus. Ia bukan hanya utusan, tapi Dia adalah “Akulah Aku” yang Agung, kehadiran-Mu sendiri di tengah kami, yang memberi hidup kekal.
Bapa, kami mengakui, bahwa sering berpikir secara manusiawi. Kami takut akan penderitaan dan masa depan. Tapi Engkau mengingatkan kami, bahwa hidup di dunia ini singkat, sedangkan berkat-Mu kekal selamanya. Bahkan penderitaan kami tidak sebanding dengan kemuliaan yang Engkau siapkan.
Berikan kami iman seperti Abraham. Ajar kami untuk setia pada sabda Yesus, untuk percaya meskipun kami belum mengerti sepenuhnya.
Dalam Ekaristi, dekatkan kami pada perjanjian kekal ini. Biar kami merasakan sejak sekarang, hidup yang tidak berkesudahan ini.
Tolong kami hidup setia: mengasihi, melayani, dan membagikan Kabar Baik kepada sesama. Pakailah hidup kami agar banyak orang mengenal kasih dan kerahiman-Mu.
Yesus, kami percaya pada sabda-Mu yang membawa kami kepada hidup kekal. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

