“Forget Everything And Run.” – Rio, Scj
…
| Red-Joss.com | Semua orang pernah mengalami takut. Kita takut gagal, kegelapan, sendirian, ketinggian, dan takut hantu. Takut itu manusiawi, dan wajar. Menjadi tidak wajar, bila hidup kita dikuasi ketakutan, atau kekhawatiran.
Ubah ketakutan itu jadi ‘forget everything and run’. Ingat orang yang berani itu bukan tanpa rasa takut dan kawatir. Tapi orang berani, meskipun takut dia berusaha, dan mencoba. Ia berusaha memperbesar keberanian dan memperkecil rasa khawatir. Inilah kenapa, Tuhan menganugerahkan rasa takut. Bukan tanpa alasan. Tuhan ingin kita bertumbuh dan mempunyai keberanian agar berusaha dan berjuang. Karena setiap rasa takut dan khawatir yang berhasil dikalahkan itu akan menganugerahkan berkat. Namun sayang banyak dari kita yang menghindar dan menjauhi rasa takut dan khawatir itu.
Peluk, berdamai dan atasi rasa takut itu, maka mujizat akan terjadi. Orang sukses di dunia ini bukan tanpa rasa takut, mereka adalah orang-orang yang berani mengambil resiko, meski takut. Pengecut itu takut untuk mencoba. Tapi pemenang itu berani, meski rasa takut mendera.
Ubah ketakutan itu jadi kuat dalam iman. Ribuan kali Tuhan mengingatkan kita dalam Kitab Suci agar kita tidak takut (menurut dosen Kitab Suci ada 3330 kata jangan takut dalam Alkitab). Sehingga pesan Tuhan sangat jelas, bahwa berkat mujizat Tuhan itu terjadi, bila kita mampu mengalahkan rasa takut dan khawatir dengan iman. Tuhan juga inginkan agar kita tidak perlu takut, kecuali hanya kepada-Nya.
Kalahkan rasa takut dengan terus berusaha dan berjuang. Bayang-bayang pengalaman dan masa lalu sering menjadi sumber rasa takut itu. Lupakan, karena selalu ada hal baik setiap harinya. Selalu terbuka kesempatan dan peluang untuk maju. Memang tidak semua hari itu baik, tapi yakinlah selalu ada hal baik setiap harinya.
Teruslah berjuang dan pantang menyerah. Tuhan senantiasa sertai kita.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

