Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Ketika tatapan mata setiap orang itu tertuju kepadamu, engkau pun ikhlas menerimanya”
(Didaktika Hidup Sadar)
Pentingnya Sebuah Jam Dinding
Siapa yang tidak tahu akan arti penting dari sebuah jam dinding? Disebut jam dinding, karena dia memang digantungkan pada sebuah dinding. Juga tidak dapat diragukan, sungguh betapa penting sebuah jam dinding itu.
Saking vitalnya, di kala pagi tiba, siang menjelang, dan larut malam, mata setiap orang akan tertuju kepada lancip ujung jemarinya. Bagi kebanyakan orang, jam dinding itu sarana vital yang berperan sebagai pedoman penunjuk waktu.
Manusia dan Sebuah Jam Dinding
Di dalam hidupnya, manusia itu membutuhkan arah dan kiblat yang jelas sebagai pedoman waktu bagi hidupnya. Jam dinding itu sarana paling vital sebagai pedoman yang mengingatkan manusia pada aspek tata waktu.
Memang manusia membutuhkan petunjuk waktu. Karena bukankah kehidupan manusia itu sangat terikat pada aspek ruang dan tata waktu? Bukankah saat-saat hidup dan keberadaan manusia, justru ditakar serta diukur lewat detak jarum jam dinding?
Sebuah jam dinding di dinding itu adalah sahabat terbaik bagi seorang manusia. Dia itu seorang sahabat sebagai penunjuk waktu. Karena bukankah ukuran waktu: (pagi, siang, dan malam), tidak saja ditakar lewat suasana yang terang atau gelap, namun juga ditakar lewat jarum jam di dinding, bukan?
Bahkan untuk meyakinkan dirinya, bahwa saat ini adalah malam atau siang; jam dinding itu mempunyai peran yang sangat besar. Bukankah untuk mencapai tujuan itu, kita cukup dengan menatap pada jam dinding yang tergantung di dinding rumah?
Waktu adalah Guru Kita
Hendaknya di dalam hidup ini, manusia tidak hanya terfokus pada: setumpuk gengsi, secangkir kuasa, semangkuk ketenaran, dan segudang kesuksesan; tapi lebih-lebih pada aspek ‘sadar waktu’.
Karena waktu adalah Guru agung, yang sanggup menyadarkan kita, kapan hari siang dan malam itu akan segera tiba.
Waktu adalah detak sadar nurani kita!
Kediri, 1 Oktober 2025

