Oleh : Rm. Petrus Santoso SCJ
[Red-Joss.com] Dalam menjalani kehidupan, tidak ada yang pernah terhindar dari jalan terjal. Di titik jalan terjal ini, orang berhenti sejenak dan bertanya, “Mengapa hal ini terjadi padaku?”
Masing-masing lalu berusaha untuk bisa melewatinya. Apakah jalan terjal ini masih panjang?
Penting untuk disadari, bahwa jalan terjal itu tentu memberikan pelajaran yang penting. Misalnya, orang tahu akan keterbatasannya, dia bisa jatuh atau gagal, dan orang juga tahu perjalanan hidupnya penuh tantangan.
Pesan yang membanggakan, ketika kita mendengarkan kisah dari mereka yang telah melewati jalan terjal itu. Mereka lebih matang, dewasa, dan bijaksana. Hidupnya memberikan motivasi untuk mereka yang berjalan di jalan terjal. Hidupnya mengingatkan siapa pun yang hampir menyerah, ketika jalan terjal itu masih panjang.
Sebagai gembala, aku juga sering melewati jalan terjal itu. Sebagai gembala, aku juga diizinkan untuk mendengarkan kisah mereka yang sedang berjalan di jalan terjal itu. Aku juga diminta untuk mendoakan mereka agar mampu melewatinya dengan sabar dan tabah.
Kisah yang dialami saat berjalan di jalan terjal, juga di saat bisa mendengarkan dan mendoakan mereka yang sedang berjalan di jalan terjal itu membuatku bermenung, bahwa Tuhan sedang memurnikan aku dan mereka. Yang dimurnikan adalah imanku.
Selalu optimis, bahwa aku dan mereka, mampu melewati jalan terjal itu dengan selamat, sukses, dan bahagia.
“Jesus I trust in You.” Yesus, Engkaulah andalanku.”
Rm. Petrus Santoso SCJ

