Ketika diberikan kesempatan untuk memilih jalan, orang tentu menyukai yang lebih lebar daripada yang sempit. Akan tetapi, jalan menuju Kerajaan Surga itu tidak ada pilihan, selain melalui jalan sempit yang membutuhkan usaha dan perjuangan. Tuhan Yesus mengatakan, “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sempit itu.”
Tidak hanya sempit, persoalan berikut adalah, apakah pintunya masih terbuka atau sudah tertutup. Kapan saja Tuan rumah bisa menutup pintu, sementara orang banyak berjuang untuk masuk. Hal ini menggambarkan waktu yang terbatas; dan pada saat tertentu, waktu itu akan berakhir.
Tuhan Yesus mengingatkan tentang akhir zaman yang tidak kita ketahui kapan akan tiba. Kita diharapkan untuk menyiapkan diri bagi kedatangan Tuhan dalam kemuliaan-Nya dengan iman yang tidak goyah dan semangat kasih yang senantiasa berkobar, terus menyala, dan tidak padam.
“Allah Yang Maha Baik, bantulah kami untuk melewati jalan sempit menuju keselamatan kekal, sebagaimana diajarkan Yesus Kristus, Putra-Mu. Perkenankanlah kami boleh bergabung dalam Perjamuan Surgawi bersama para kudus-Mu. Amin.”
Ziarah Batin

