“Your I can is much more important than your IQ.”
– Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | IQ itu penting tidak sih? Kecerdasan itu penting, pengetahuan itu penting. Tapi ada yang lebih penting daripada IQ adalah ‘I can’. “Your I can is much more important than your IQ.” Kemauan itu jauh lebih penting daripada kecerdasan kita.
Tuhan memilih yang mau bukan yang mampu. Karena yang mampu biasanya mengandalkan otak, kemampuan diri, skill, dan hitungan logika. Tapi orang yang mau itu mengandalkan Tuhan dan kemampuan serta kecerdasan menyertai perjuangan dan usahanya. Biasanya orang yang punya kemauan besar, ia akan tekun dalam segala hal, rendah hati dan dengan sepenuh hati untuk berjuang.
Menurut Paus Fransiskus untuk hidup baik menuju kekudusan itu
dibutuhkan tiga hal: “Salib, perjuangan, dan kerendahan hati.”
Salib, kekudusan itu proses, bahkan proses itu kadang tidak enak, penuh derita, tantangan, dan cobaan. Kita diajak ke luar sebagai pemenang dalam memanfaatkan peluang dan menghadapi tantangan, tanpa mencari kesalahan, menyalahkan keadaan atau orang lain.
Kedua, perjuangan. Kekudusan itu butuh diperjuangkan dengan kesungguhan hati, bukan untuk diusahakan. Kenapa kemerdekaan itu disebut perjuangan pahlawan bukan usaha pahlawan. Perjuangan itu berusaha terus menerus, meski jatuh bangun, sebuah kerjasama antara kekuatan Tuhan dan manusia. Sementara usaha hanya mengandalkan kekuatan manusia. Biasanya kalau usaha itu gagal enggan untuk berusaha lagi.
Ketiga, kerendahan hati. Agustinus mengatakan, ada tiga jalan menuju surga: “humble heart, humble heart, and humble heart.” Hanya orang rendah hati yang diperkenankan masuk dalam kerajaan Allah.
Jadilah rendah hati!
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj
…
Foto Ilustrasi: Istimewa

