“Kepala boleh panas, tapi hati ini harus tetap dingin agar kita tidak dibakar hangus oleh ego sendiri.” -Mas Redjo
…
Jaga senantiasa ketenangan hati ini adalah prinsip dan fondasi iman agar saya tidak dikalahkan si Jahat.
Setiap kali emosi itu meletup dan pikiran hendak kalut, saya segera menenangkan hati ini agar tidak terbawa arus ke dalam lorong gelap penyesalan.
Terngiang jelas nasihat Guru Bijak, air yang tenang itu dapat dijadikan cermin untuk melihat wajah sendiri. Sedang di air keruh kita tidak bisa melihat wajah, tapi melihat kotoran yang jadi cerminan perilaku sendiri.
Inti nasihat Guru Bijak adalah agar dalam situasi dan kondisi yang sulit serta berat itu saya harus mampu mengendalikan diri untuk bersikap tenang bagai air yang jernih bening.
Ketika air yang jernih bening itu dilempar batu kotor, misalnya. Batu itu segera terlihat keberadaannya di dasar air.
Batu itu diambil membuat air beriak dan bergelombang, seperti halnya kita membalas perlakuan buruk orang lain. Jika didiamkan kotoran yang menempel pada batu itu akan terurai.
Semangat rendah hati adalah jalan kebijaksanaan yang harus selalu dihidupi dalam keseharian agar kita jadi pribadi yang sungguh sabar, tabah, dan memancarkan kasih.
Di kebeningan hati itu semua jadi tampak jelas dan terang benderang, karena tidak ada keburukan yang ditutup-tutupi dan disembunyikan.
Miliki hati yang bening untuk hidup bermakna dan menginspirasi.
Tuhan memberkati.
…
Mas Redjo

